rational approach

Rasionalitas merupakan sebuah konsep yang mengacu pada kesesuaian yang berlaku namun dalam disiplin ilmu tertentu pendekatan ini sering digunakan agar sebuah tujuan dapat terstruktur dengan sesuai, disini saya menuliskan tentang hal-hal dasar dalam disiplin ilmu desain huruf, karena pada akhirnya desain huruf adalah serangkaian pengambilan keputusan yang rasional yang tidak hanya beralasan, tetapi juga optimal dalam memecahkan suatu konsep masalah (Pada umumnya pekerjaan seorang desainer adalah mencari masalah.)

Pendekatan ini adalah sebuah metode dasar dalam merancang desain huruf yang terkonstruksi dengan baik, dimaksudkan sebagai deskripsi dasar tentang pendekatan untuk merasionalisasi dan menemukan esensi dari bentuk huruf. Pada dasarnya sebuah bentuk huruf terbentuk dari sebuah garis dan bentuk dasar seperti persegi, segitiga, dan lingkaran, bukan tanpa alasan bentuk ini merefleksikan bentuk-bentuk lainnya dalam huruf yang saling terhubung, begitu pula dengan garis dasar lainnya seperti garis vertikal, horisontal, dan diagonal.

Square, Circle, Rectangle Shapes

Dari bentuk dasar tersebut dapat menjadikan suatu bentuk dan esensi yang tepat dalam desain suatu karakter huruf, sebagai contoh keluarga grup persegi mencakup huruf H, N, E, F, dan seterusnya, keluarga grup segitiga mencakup V, W, A, dan seterusnya, begitu pula dengan keluarga grup lingkaran yaitu O, Q, C, G, dan lainnya. Prinsip ini adalah dasar untuk segala bentuk dan desain suatu huruf.

Which circle is the same height as the square?

Contoh lainnya adalah menyelaraskan secara optikal semua karakter pada suatu garis bantu yang tidak memiliki tinggi yang sama persis. Misalnya, lingkaran pada gambar ini harus lebih tinggi dari persegi panjang. Jika ini tidak terjadi, lingkaran pasti akan terlihat lebih kecil dari persegi panjang. Disisi lain, bentuk segitiga juga harus melebihi garis bantuk untuk secara optikal terlihat sama namun hal ini opsional pada sebuah bentuk huruf.

More noticeable at the small sizes.

Jika lingkaran memiliki tinggi yang sama dengan persegi, itu akan terlihat lebih kecil dari persegi, sebaliknya jika lingkaran sedikit lebih tinggi dari persegi maka akan terlihat sejajar posisinya, ini tidak hanya menghitung bentuk dasar seperti lingkaran, dan persegi. Namun, hal ini penting dalam desain huruf, karena sangat berlaku untuk setiap karakter tunggal tertentu dalam huruf.

Demikian untuk saat ini yang bisa saya jelaskan, untuk bagian selanjutnya saya akan mencoba menulis mengenai teori optikal pada desain huruf dan tentang konstruksi awal yang lebih mendetil. Semoga bermanfaat!